Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi. Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan. Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.
Category
- Materi (6)
- modifikasi (3)
- modul (2)
- smk n 2 wgp otomotif (1)
- tips dan trik (4)
telusuri
menurut anda blog ini ?
Selasa, 08 Mei 2012
Sistem Pendingin
Proses pembakaran yang berlangsung terus menerus dalam mesin mengakibatkan mesin dalam kondisi temperatur yang sangat tinggi. Temperatur sangat tinggi akan mengakibatkan desain mesin menjadi tidak ekonomis, sebagian besar mesin juga berada di lingkungan yang tidak terlalu jauh dengan manusia sehingga menurunkan faktor keamanan. Temperatur yang sangat rendah juga tidak terlalu menguntungkan dalam proses kerja mesin. Sistem pendinginan digunakan agar temperatur mesin terjaga pada batas temperatur kerja yang ideal.
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
18.38
0
komentar
Label: Materi
Modul - Modul Otomotif
semoga modul-modul ini bermanfaat untuk anda dan menambah pengetahuan anda tentang otomotif
Silahkan Klik Dibawah ini
1. modul roda ban
2. modul kelistrikan body
3. modul Basic Elektronik
4. modul Bahan Bakar Disel
5. Modul CDI
6. Modul EFI
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
18.30
0
komentar
Label: modul
Senin, 07 Mei 2012
Honda Kharisma 2005

Satu lagi hasil karya dari team KPC BALI. Honda Kharisma tahun 2005 berkonsep Balinese Domestic Market ini milik Dewa Ketut Artha Saputra, yang nota bene merupakan adik dari Dewa Agus Umbara, owner Kanya Planet Customized. Karena sering ikut membantu sang kakak dalam memodifikasi motor di Bengkel KPC Bali, lama-lama timbul keinginan untuk memiliki motor modifikasi sendiri. Motor Honda Kharisma pemberian orang tua nya inipun menjadi sasaran modifikasi. Konsep yang dipilih Dewa Ketut terinspirasi dari motor Japanese Domestic Market, yang dilihatnya di majalah.

Motor ini kini hanya digunakan untuk keperluan kontes, karena sayang untuk dipakai harian. Beberapa
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
21.22
0
komentar
Label: modifikasi
MODIFIKASI YAMAHA MIO

Kanya Planet Customized, KPC Bali , tidak hanya mampu membuat motor bergaya fashion. Buktinya motor yang satu ini tampil sangar dengan mengusung konsep Drag Mothai. Menurut pemiliknya, Kekok, modifikasi motor ini juga mengambil konsep Trans Body, yakni rangka body tetap menggunakan Yamaha Mio, bagian kepala dan dada depan dicomot dari Yamaha Xeon, dan sektor belakang diambil dari Jupiter MX. Hasilnya motor ini tidak hanya terlihat Drag Look, namun aroma Konsep Thailand juga bisa dirasakan di sini. Seperti layaknya motor Drag, fairing body dipangkas seminimal mungkin, sehingga rangka yang telah digrafis dengan warna-warna terang terpapar dengan jelas. Yang membuat motor ini berbeda dengan motor drag lainnya, buritan belakang dibuat menjulang, dan balancing bar juga agak ditinggikan.
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
20.54
0
komentar
Label: modifikasi
smk n 2 waingapu
smk negeri 2 waingapu mempunyai program ke ahlian sebagai berikut
1. teknik kendaraan ringan
2. teknik konstruksi batu
3. teknik konstruksi kayu
4. teknik komputer dan jaringan
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
20.34
0
komentar
Label: smk n 2 wgp otomotif
membuat lampu motor dan mobil menjadi terang
Cahaya lampu utama standar pada motor sebetulnya sudah lumayan terang. Namun kalau merasa masih kurang, pencahayaannya bisa diterangkan lagi. Caranya, dengan mengganti bohlam dan mika lampu ditukar dengan model proyektor. Contohnya, seperti pada Yamaha Mio dari workshop Delapan Satu yang biasa meng up-grade lampu – terutama tipe HID (High Intensity Discharge) - baik untuk motor maupun mobil.
Albert dari Delapan Satu menegaskan kalau pakai lampu model proyektor bikin cahaya melebar dan fokus. Untuk memasangnya harus merogoh kocek sekitar Rp 1,5 juta sampai Rp 1,7 juta. Jumlah sebanyak itu untuk membeli dua komponen pengganti.
Pertama, lampu HID sudah berikut balastnya. Menurut Kevin Airlangga dari Delapan Satu, jenis bohlam HID ada beberapa macam, mulai dari 4.300K, 6.000K hingga 12.000K. Huruf di belakang menandakan Kelvin atau panas bohlam yang bisa mempengaruhi intensitas cahaya. Semakin besar angka, katakanlah yang 12.000K maka cahaya yang dikeluarkan semakin biru keputih-putihan. Lain jika yang 4.300K, putih-kekuningan, tapi masih lebih terang dari bohlam biasa.
Selain bohlam HID, ada juga lampu khusus D2S. Bentuknya cukup aneh dan disebut model single lantaran untuk jarak jauh dan dekat ada di dalam satu bohlam. Kevin berpesan, ketika memilih lampu D2S, pastikan mengambil yang tipe proyektor untuk HID.
Tadi di atas sudah disebutkan, ketika membeli lampu HID sudah berikut balast. Karena, ketika mengaplikasi HID butuh arus (kelistrikan) yang bagus. Kalau suplainya nggak maksimal, bisa bikin aki tekor.
Untuk mengaplikasi HID, kelistrikan di motor harus diubah dulu ke tipe DC. Itu kalau yang sebelumnya mengadopsi kelistrikan AC. Tapi kalau yang sudah aplikasi tipe DC seperti Honda Tiger, tidak perlu lagi. Untuk mengatasi aki tekor dibantu dengan balast, disarankan pakai yang kecil karena jika butuh 4 ampere ia tetap di empat ampere. Sedang balast besar bisa bergeser ke 8 ampere.
Kedua, untuk membeli headlamp proyektor, tidak mengurangi fungsi lampu, artinya untuk jarak dekat dan jauh bisa dipakai. ”Ini karena headlamp yang dipakai dilengkapi motor elektrik. Disebutnya Bixenon,” sebut Kevin. Komponen ini yang nantinya menarik penutup yang ada di depan reflektor. Akhirnya, sinar yang keluar pun semakin besar dan jauh. Hasil yang diberikan reflektor, lanjut Kevin tidak bikin silau mata kendaraan lawan. (Eka)
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
20.31
0
komentar
Label: tips dan trik
sistem pengisian
Soal Praktik
Soal Praktik yang diinformasikan hanya yang bersifat skill, sehingga tidak semua soal diinformasikan
MATERI LOMBA : SISTEM PENGAPIAN KONVENSIONAL
WAKTU : 60 MENIT
Petunjuk :
- Bacalah perintah / soal dengan teliti sebelum bekerja
- Bekerjalah dengan teliti dan pergunakan alat-alat yang tersedia
- Bertanyalah pada penguji bila ada yang belum jelas.
Diposting oleh
OTOMOTIF
di
17.21
0
komentar
Label: Materi

